
Berkshire Mall – Mode, Belanja, & Bisnis – Mix and match aksesori yang tepat membuat tampilan terlihat rapi, seimbang, dan tetap stylish tanpa kesan berlebihan.
Banyak orang merasa perlu memakai semua perhiasan favorit sekaligus, padahal kunci tampil chic ada pada keseimbangan. Prinsip utama saat mix and match aksesori adalah memilih beberapa elemen kuat lalu membiarkan sisanya menjadi pelengkap. Dengan begitu, tampilan tetap menarik namun tidak melelahkan mata.
Mulailah dengan bertanya: bagian mana yang ingin kamu tonjolkan? Apakah telinga, leher, atau tangan? Setelah menentukan satu fokus utama, kamu bisa menyusun kombinasi yang lebih terarah. Pendekatan ini membuat proses memilih anting, kalung, gelang, dan cincin terasa lebih mudah.
Trik paling aman saat mix and match aksesori adalah memilih satu statement piece sebagai pusat perhatian. Misalnya, jika kamu memakai anting besar dan mencolok, biarkan kalung dan gelang lebih minimalis. Sementara itu, jika kalung menjadi pusat perhatian, pilih anting kecil seperti studs dan gelang tipis.
Pusat perhatian bisa berupa kalung berlayer, cuff bracelet unik, atau cincin besar yang eye-catching. Namun, jangan biarkan semua aksesori bersaing satu sama lain. Kombinasi yang ideal justru memberikan ruang bernapas pada setiap item sehingga siluet keseluruhan tetap harmonis.
Layering memang tren, tetapi terlalu banyak lapisan bisa membuat tampilan berantakan. Untuk kalung, batasi tiga layer dengan panjang berbeda yang jelas: pendek, sedang, dan panjang. Aturan serupa juga berlaku untuk gelang dan cincin, terutama jika desainnya sudah cukup detail.
Perhatikan juga variasi tekstur. Jika kalung sudah bertekstur chunky dengan detail rantai besar, pilih anting yang lebih halus. Di sisi lain, jika semua aksesori bertekstur berat, gaya akan tampak terlalu ramai. Perpaduan tekstur halus dan bold memberikan kontras yang menarik namun tetap tertata.
Baca Juga: Panduan lengkap melapisi perhiasan agar tetap elegan
Memadukan warna dan jenis logam menjadi langkah penting dalam mix and match aksesori. Mencampur perak, emas, dan rose gold boleh saja, asalkan kamu tetap memiliki satu warna dominan. Misalnya, pilih emas sebagai warna utama, lalu tambahkan sedikit sentuhan perak di cincin.
Untuk aksesori berwarna, gunakan palet yang senada dengan pakaian atau riasan. Jika outfit sudah ramai motif dan warna, pilih aksesori bernuansa netral atau logam polos. Sebaliknya, jika outfit sederhana dan monokrom, kamu bisa bermain dengan warna batu, manik, atau motif unik pada tas dan sepatu.
Sebelum menambah aksesori, perhatikan dulu potongan pakaianmu. Garis leher V cocok dipadukan dengan kalung yang mengikuti bentuk V, sementara leher tinggi atau turtle neck lebih serasi dengan anting panjang dan kalung choker atau tanpa kalung sama sekali.
Siluet pakaian juga memengaruhi pilihan aksesori. Baju longgar dan ber-layer biasanya sudah cukup ramai, sehingga aksesori sederhana lebih aman. Untuk gaun polos dengan potongan minimalis, kamu bisa memberi aksen dengan gelang besar atau kalung statement tanpa terlihat berlebihan.
Sebelum keluar rumah, berdiri di depan kaca dan cek ulang seluruh penampilanmu. Jika kamu merasa ada yang terlalu ramai, lepaskan satu item. Aturan sederhana ini sering dipakai stylist profesional untuk menjaga tampilan tetap elegan.
Metode ini juga membantu melatih insting visual. Lama-kelamaan, kamu akan lebih peka kapan mix and match aksesori terasa cukup dan kapan masih perlu tambahan kecil, misalnya cincin tipis atau jam tangan.
Kunci lain dari mix and match aksesori yang sukses adalah menyesuaikan dengan aktivitas. Untuk kerja kantoran atau meeting formal, pilih kombinasi yang rapi dan tidak terlalu berkilau. Satu jam tangan klasik, cincin tipis, dan anting kecil biasanya sudah cukup.
Untuk acara malam atau pesta, kamu punya ruang lebih besar untuk bereksperimen. Namun, tetap pegang prinsip keseimbangan. Aksesori yang terlalu berisik dan berat juga bisa mengganggu kenyamanan, terutama jika dipakai berjam-jam.
Agar semakin mudah mix and match aksesori dalam jangka panjang, bangun koleksi dengan item dasar yang serbaguna. Beberapa di antaranya: anting studs simpel, hoop kecil, kalung rantai tipis, gelang bangle polos, dan cincin minimalis.
Item dasar ini dapat kamu padukan dengan satu dua aksesori statement untuk berbagai kesempatan. Fleksibilitas koleksi meminimalkan risiko tampilan berantakan karena kamu selalu punya opsi penyeimbang untuk setiap item yang lebih menonjol.
Pada akhirnya, tujuan mix and match aksesori bukan sekadar mengikuti tren, tetapi menemukan paduan yang paling mencerminkan gaya pribadimu. Esensinya tetap sama: pilih pusat perhatian, jaga keseimbangan, dan jangan takut untuk mengurangi jika terasa berlebihan.
Saat kamu memahami prinsip dasar ini, proses mix and match aksesori akan terasa lebih alami dan menyenangkan. Setiap pilihan aksesori bukan lagi asal pakai, melainkan bagian dari cerita gaya yang rapi, terarah, dan nyaman kamu gunakan sepanjang hari.